Home > Dewan > Tidak Ada Anggaran, Bekas Balai Desa Dadaperjo Dibongkar

Tidak Ada Anggaran, Bekas Balai Desa Dadaperjo Dibongkar

pembokaran balai desa dadaprejo - fraksi pks kota batu

Warga Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, membongkar bekas Balai Desa, Ahad (12/1)

Kesabaran warga Kelurahan Dadaprejo, Kecamatan Junrejo, habis. Mereka yang semula berharap bangunan eks balai Desa mendapatkan kucuran dana dari Pemerintah Kota Batu dan bisa dialih fungsikan menjadi Balai RW kini telah sirna.

Karena itu, kemarin (12/1) warga bersama- sama membongkar bangunan tersebut. Pembongkaran ini dilakukan karena bangunan mulai rusak dan membahayakan. Untuk diketahui, setelah berubah status dari desa menjadi kelurahan tahun 2010 lalu, bangunan balai desa mulai ditinggal.

Salah satu warga yang ikut pembongkaran, Fadholi, mengatakan sebelumnya (bekas bangunan) balai desa tersebut masih untuk berbagai kegiatan warga. Mulai tempat belajar kelompok anak-anak, Posyandu, kegiatan PKK, Bank Sampah, Senam Lansia Sampai kegiatan seni Karang Taruna.

Namun, kondisi saat ini tidak memungkinkan menjadi tempat kegiatan.

“(Karena itu) kegiatan pembongkaran (eks) Balai Desa Dadaprejo dilakukan pada bagian seluruh atap, untuk menghindari adanya kejadian bahaya karena kondisinya yang sudah rapuh,”

katanya.

Menurut warga, bangunan tersebut sudah berdiri sejak 1982. Di usia bangunan yang sudah tua itu, diperparah dengan tidak pernah adanya renovasi hingga saat ini. Sebelumnya, pada tahun 2015 warga bersama pihak kelurahan telah mengajukan bangunan tersebut untuk balai RW ke Pemkot Batu.

Namun, belum ditindaklanjuti sampai saat ini.

“Pada tahun 2018 sudah ada pihak Pemkot yang datang untuk menyurvei, melakukan peninjauan. Kemudian katanya akan dianggarkan, lalu menunggu lelang pemborongnya, tapi sampai tahun 2020 saat ini belum ada,”

kata Fadholi.

Ke depan, jelas dia, jika masih tetap tidak ada respons dari pihak Pemkot Batu, maka warga akan melakukan pembangunan secara Swadaya. Untuk sementara, kegiatan masyarakat yang biasanya ditempatkan di eks balai desa itu akan dipindah di rumah-rumah warga.

Lurah Dadaprejo M. Rizal Firdaus menjelaskan, pembongkaran ini bertujuan untuk mengantisipasi kejadian yang membahayakan wärga

“Memang bangunan itu sudah rusak. apalagi ini musim hujan, maka ini akan diperbaiki secara swadaya terlebih dahulu unituk Pendoponya. Kemudian untuk (bangunan) gedungnya kami juga menunggu kepastian dari Pemkot Batu”

Kata Rizal.

Angggota Komisi C DPR Kota Batu dari Fraksi PKS M. Chaerul K. yang hadir menyatakan, bangunan tersebut sudah tidak layak lagi digunakan.

“Dari sisi kualitas bangunan, seperti keamanan dan kenyamanan bangunan, sudah tidak layak digunakan” katanya. Dia menjelaskan akan membawa persoalan ini dalam pembahasan dirapat rutinan komisi C DPRD Kota Batu.

“Kami juga akan tanya kejelasannya terlebih dahulu dengan Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan Kota Batu seperti apa prosesnya”

pungkas Chaerul.

Radar Batu (13/1/2020)

You may also like
Anggota FPKS DPR RI Kurniasih Mufidayati
FPKS DPR RI Dorong Pembentukan Pansus BPJS Kesehatan
f-pks lunching hari aspirasi - pks kota batu
Penuhi 1 Fraksi, PKS Launching Hari Aspirasi
supir ambulan seorang anggota dewan - pks kota batu
Sopir Ambulans itu Ternyata Seorang Anggota Legislatif

Leave a Reply