PKS Kota Batu
No Result
View All Result
Tuesday, July 7, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Partai
    • AD & ART PKS
    • Platform PKS
    • DPTD PKS Kota Batu
    • PKS Muda
  • Streaming
    • Radio PKS
  • Galeri
  • DAFTAR
Subscribe
Website Resmi DPD PKS Kota Batu
  • Beranda
  • Partai
    • AD & ART PKS
    • Platform PKS
    • DPTD PKS Kota Batu
    • PKS Muda
  • Streaming
    • Radio PKS
  • Galeri
  • DAFTAR
No Result
View All Result
PKS Kota Batu
No Result
View All Result
Home PKS

PKS | Tanggapi Greg Fealy, Mardani Sebut Pemerintah Jokowi Punya Catatan

by Admin
30/09/2020
in PKS
0
PKS | Tanggapi Greg Fealy, Mardani Sebut Pemerintah Jokowi Punya Catatan
156
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

Jakarta — Politisi PKS Mardani Ali Sera merespons pandangan profesor dari Australian National University, Greg Fealy, yang menuding pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) anti-Islam. Mardani menilai Jokowi tidak anti-Islam, tapi punya sejumlah catatan.

“(Jokowi) tidak anti-Islam, tapi ada catatan. Kehidupan berislam di Indonesia baik menurut saya. Tapi bahwa indeks demokrasi punya catatan, iya,” kata Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera kepada wartawan, Selasa (29/9/2020).

Catatan yang dimaksud Mardani antara lain terkait dengan respons terhadap pelaporan dari umat Islam. Menurut Mardani, ada kesan tidak adil yang timbul saat salah satu kelompok umat lebih diutamakan dari kelompok umat yang lain.

“Perlakuan adil saat ada aduan dari mana pun mestinya diproses dengan efisien. Kesan yang timbul jika aduan pada beberapa figur umat segera diproses, tapi aduan dari umat tidak diproses dengan efisiensi yang sama. Kesan yang timbul, kalau kelompok Islam ada laporan, langsung diproses, tapi laporan ke beberapa personal atau web yang dianggap menyerang ulama tidak diproses,” ujar Mardani.

Namun Mardani mengatakan pandangan Greg Fealy itu bisa dijadikan pelajaran. Menurutnya, pemerintah perlu melakukan perbaikan karena berdampak pada cara warga asing memandang Indonesia.

“Penilaian yang dilakukan orang lain kadang lebih akurat, karena berjarak saja objektif. Greg Fealy cukup lama berinteraksi dengan politik Indonesia. Tulisan Greg ataupun buku ‘Man of Contradiction’ bisa jadi masukan bagi pemerintah bagaimana pihak luar melihat Indonesia. Dan jawaban terbaik bukan dengan menegasikan, tapi bukti bahwa Human Development Index kita membaik, Freedom Index kita membaik, Easy of Doing Business kita membaik, persepsi indeks korupsi kita membaik. Tidak perlu marah, tapi perbaiki diri saja,” imbuhnya.

Sebelumnya, Greg Fealy, profesor dari Australian National University, menuangkan pandangannya terhadap pemerintahan Presiden Jokowi dalam 4 tahun ke belakang. Greg menuding pemerintah Jokowi anti-Islam.

Tulisan Greg ini dimuat di East Asia Forum pada 27 September 2020. Artikel di situs East Asia Forum ini diambil dari makalah terbaru Greg yang berjudul, ‘Jokowi in the COVID-19 Era: Repressive Pluralism, Dynasticism and Over-Bearing State’ yang akan terbit di Bulletin of Indonesian Economic Studies dan dimuat dalam ANU Indonesia Update 2020.

“Selama empat tahun terakhir, pemerintah Presiden Indonesia Joko ‘Jokowi’ Widodo telah melakukan kampanye penindasan terpadu dan sistematis terhadap kaum Islamis. Ini mungkin kabar baik bagi mitra barat Indonesia, terutama Australia, di mana survei-survei berulang kali menunjukkan bahwa banyak orang takut akan meningkatnya konservatisme dan militansi Islam Indonesia,” tulis Greg dalam artikel itu.

Tudingan itu pun dibantah Kementerian Agama. Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi menegaskan penilaian Greg Fealy bahwa pemerintah Indonesia tidak ramah terhadap keberagaman dan represif terhadap kaum Islamis sangat keliru.

“Penggunaan istilah ‘Islamis’ oleh Greg Fearly keliru atau kurang tepat. Apalagi mencontohkannya dengan celana cingkrang dan cadar. Pemerintah mendukung penuh segala bentuk aktivitas umat beragama yang mengarah pada penguatan pemahaman, pengamalan, dan penghayatan nilai-nilai agamanya. Tidak hanya Islam, tapi semua agama,” terang Wamenag Zainut dalam keterangan tertulis, Selasa (29/9).

Sumber: Detik



[ad_2]

Source link

Comments

0 comments

Search

Post Terbaru

  • Menjalin Sinergi Demokrasi: KPU Batu dan DPD PKS Bahas Penguatan Peran Partai Pasca Pemilu 03/11/2025
  • SELAMAT HARI SANTRI 2025 22/10/2025
  • PENGURUS BARU..SEMANGAT BARU 18/09/2025
  • MUSDA VI PKS: Pelantikan Pimpinan PKS Kota Batu dalam MUSDA Ke-VI di Hotel Zam Zam 11/09/2025
  • MUSDA ke-VI PKS Kota Batu: Walikota Pesankan Kolaborasi untuk Kesejahteraan Warga 08/09/2025

Kategori

  • Kegiatan
  • PKS
  • Serba Serbi
  • Siaran Pers

Navigasi Situs

  • Kontak
  • PKS
  • Kegiatan
  • Siaran Pers
  • Serba Serbi

Copyright © 2025 • Website Resmi PKS Batu dikelola oleh Humas PKS

No Result
View All Result
  • Kontak
  • PKS
  • Kegiatan
  • Siaran Pers
  • Serba Serbi

Copyright © 2025 • Website Resmi PKS Batu dikelola oleh Humas PKS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In