PKS Kota Batu
No Result
View All Result
Tuesday, July 7, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Partai
    • AD & ART PKS
    • Platform PKS
    • DPTD PKS Kota Batu
    • PKS Muda
  • Streaming
    • Radio PKS
  • Galeri
  • DAFTAR
Subscribe
Website Resmi DPD PKS Kota Batu
  • Beranda
  • Partai
    • AD & ART PKS
    • Platform PKS
    • DPTD PKS Kota Batu
    • PKS Muda
  • Streaming
    • Radio PKS
  • Galeri
  • DAFTAR
No Result
View All Result
PKS Kota Batu
No Result
View All Result
Home PKS

Nabi Khidir pada Nabi Musa: Boleh Mengikuti namun Jangan Bertanya Apapun

by Admin
18/09/2020
in PKS
0
155
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

SUATU kali, Nabi Musa ditanya oleh salah satu pengikutnya dari Bani Israil, “Siapakah yang paling berilmu?”

Nabi Musa menjawab, “Saya.”

Allah Subhanahu wa Ta’ala tidak sependapat dengan apa yang dikatakan Musa. Akhirnya Allah menegurnya dan memberitahukan bahwa ada seorang hamba yang memiliki ilmu lebih tinggi darinya. Hingga kemudian Musa memohon untuk dipertemukan dengannya.

Allah pun mengabulkan permintaan Nabi Musa. Ia bertemu dengan Nabi Khidir. Nabi Musa memohon untuk berguru padanya. Tetapi, Nabi Khidir menjawab bahwa Nabi Musa tak akan mungkin mampu bertahan dengannya. Hanya saja, Nabi Musa tetap bersikeras. Hingga akhirnya, Nabi Khidir memperbolehkan ikut dengannya dengan syarat Nabi Musa tidak boleh bertanya apapun atas perbuatan yang Nabi Khidir lakukan, hingga ia sendiri yang memberitahukannya.

BACA JUGA: Nabi Musa Bertemu Nabi Khidir, Dimana?

Akhirnya mereka melakukan perjalanan. Mereka menaiki sebuah perahu. Tetapi, di perjalanan Nabi Khidir melubangi perahu itu. Nabi Musa tak kuasa menahan tanya, hingga akhirnya ia bertanya kepada Nabi Khidir. Kemudian, Nabi Khidir menegurnya untuk ingat terhadap janjinya.

Selanjutnya, sesampainya di daratan Nabi Khidir membunuh seorang anak. Nabi Musa pun tak bisa menahan rasa ingin tahunya, dan bertanya kepada Nabi Khidir. Hingga akhirnya, Nabi Khidir pun menegurnya dan mengingatkan akan janjinya. Nabi Musa pun meminta maaf dan berkata bahwa jika ia kembali bertanya maka pupuslah keinginannya untuk berguru pada Nabi Khidir.

Setibanya di suatu wilayah, mereka merasa kelelahan dan hendak meminta bantuan pada penduduk sekitar. Hanya saja, sikap penduduk sekitar begitu dingin, tidak bersahabat dan tidak menerima kedatangan mereka. Kemudian Nabi Khidir melihat suatu rumah yang akan roboh. Ia memperbaiki rumah itu. Hingga akhirnya menimbulkan tanya pada benak Nabi Musa. Dari situlah Nabi Musa tidak bisa lagi mengikuti perjalanan bersama Nabi Khidir dan berguru padanya.

Kemudian, Nabi Khidir menjelaskan atas perbuatan yang ia lakukan sebelumnya. Pertama tentang melubangi perahu. Dikatakan bahwa perahu itu milik seorang yang miskin. Dan di daerah itu tinggal seorang raja yang suka merampas perahu milik rakyatnya.

BACA JUGA: Kisah Nabi Musa, Penukaran Pahala Seratus Tahun dengan Segelas Air

Kedua, tentang pembunuhan seorang anak. Dikatakan bahwa anak tersebut merupakan anak dari kedua orangtua yang beriman. Setelah menginjak dewasa anak itu dapat membuat kedua orangtuanya menjadi tak beriman. Maka, Nabi Khidir membunuhnya. Dan Allah akan memberikan kembali seorang anak yang shalih yang akan lebih mengasihi kedua orangtuanya.

Ketiga, tentang memperbaiki salah satu rumah di suatu diwilayah yang orang-orangnya tidak bersahabat. Dikatakan bahwa rumah itu milik anak yatim yang masih kecil. Di bawah rumah itu terdapat harta peninggalan dari ayahnya. Anak itu belum bisa merawat harta tersebut. Jikalau rumah itu roboh, maka orang lain akan tahu bahwa di rumah itu ada harta dan merampasnya. Itulah sebabnya Nabi Khidir memperbaiki rumah tersebut, agar kelak ketika anak itu sudah dewasa dapat mempergunakan harta tersebut.

Nabi Khidir bisa mengetahui itu semua tiada lain datangnya dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Itulah ilmu yang Allah berikan kepada Nabi Khidir. Ilmu yang tidak bisa dipelajari oleh sembarang orang. Bahkan Nabi Musa pun belum mampu untuk menguasai ilmu itu. Hanya orang-orang pilihan Allah sajalah yang mampu memiliki ilmu istimewa tersebut. []

 

[ad_2]

Source link

Comments

0 comments

Search

Post Terbaru

  • Menjalin Sinergi Demokrasi: KPU Batu dan DPD PKS Bahas Penguatan Peran Partai Pasca Pemilu 03/11/2025
  • SELAMAT HARI SANTRI 2025 22/10/2025
  • PENGURUS BARU..SEMANGAT BARU 18/09/2025
  • MUSDA VI PKS: Pelantikan Pimpinan PKS Kota Batu dalam MUSDA Ke-VI di Hotel Zam Zam 11/09/2025
  • MUSDA ke-VI PKS Kota Batu: Walikota Pesankan Kolaborasi untuk Kesejahteraan Warga 08/09/2025

Kategori

  • Kegiatan
  • PKS
  • Serba Serbi
  • Siaran Pers

Navigasi Situs

  • Kontak
  • PKS
  • Kegiatan
  • Siaran Pers
  • Serba Serbi

Copyright © 2025 • Website Resmi PKS Batu dikelola oleh Humas PKS

No Result
View All Result
  • Kontak
  • PKS
  • Kegiatan
  • Siaran Pers
  • Serba Serbi

Copyright © 2025 • Website Resmi PKS Batu dikelola oleh Humas PKS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In