Site icon Website Resmi DPD PKS Kota Batu

MUSDA ke-6 PKS Kota Batu Digelar Secara Terbatas, Presiden PKS Sampaikan Pesan-Pesan Kuat untuk Kader

Kota Batu, 7 September 2025 – Musyawarah Daerah (MUSDA) ke-6 PKS Kota Batu akhirnya digelar pada 7 September 2025, meskipun di tengah situasi yang penuh tantangan, acara ini tetap berlangsung dengan khidmat di Hotel Zamzam, Kota Batu. Sebagai salah satu dari rangkaian MUSDA serentak yang diadakan oleh PKS di seluruh Indonesia, kegiatan ini menjadi momen penting bagi partai untuk memperbaharui kepengurusan di tingkat daerah dan mencanangkan program kerja yang lebih kuat ke depan.

Penyelenggaraan MUSDA yang Sederhana namun Penuh Makna

Meskipun biasanya MUSDA diadakan dengan kemeriahan penuh, PKS Kota Batu memilih untuk melaksanakan acara ini dengan cara yang lebih sederhana. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk empati terhadap situasi terkini di Indonesia, di mana banyak masyarakat yang masih dalam kesulitan. Keputusan untuk menggelar MUSDA secara terbatas juga mencerminkan komitmen PKS untuk menjaga ketertiban, serta menghindari potensi provokasi dan tindakan anarkis yang dapat mempengaruhi situasi keamanan.

MUSDA di Kota Batu ini, meski dilakukan secara terbatas, tetap berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Di tengah situasi yang kurang kondusif di beberapa daerah, acara ini diadakan tanpa atribut partai dan tanpa mengundang tokoh eksternal guna menjaga ketertiban. Hal ini sesuai dengan instruksi Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS untuk memastikan acara tetap berjalan aman dan terhindar dari gangguan luar.

Pidato Presiden PKS: Menyikapi Tantangan Bangsa

Dalam pidatonya, Presiden PKS, Dr. H. Almuzzammil Yusuf, M.Si. mengungkapkan keprihatinannya atas situasi bangsa Indonesia yang tengah menghadapi berbagai tantangan, termasuk gelombang protes yang baru-baru ini terjadi. Dalam pernyataannya, beliau menekankan pentingnya peran PKS dan kader-kadernya untuk menjaga kedamaian dan ketertiban. “Kita mengucapkan bela sungkawa mendalam kepada para korban jiwa yang jatuh dalam aksi-aksi protes tersebut. Semoga mereka dicatat sebagai pejuang syahid di sisi Allah SWT,” ujar Almuzzammil.

Beliau juga menambahkan bahwa, di tengah gejolak sosial ini, seluruh kader PKS di seluruh daerah diharapkan untuk aktif terlibat dalam menjaga ketertiban dan berkontribusi untuk menciptakan suasana yang aman, stabil, dan damai.

Regenerasi Kepemimpinan Partai

Presiden PKS memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan apresiasi kepada pengurus PKS masa bakti 2020–2025 yang telah mengabdikan dirinya untuk partai. Sebagai bagian dari acara ini, pengurus Dewan Pimpinan Tingkat Daerah (DPTD) masa bakti 2020-2025 resmi digantikan oleh pengurus baru yang akan mengemban tugas untuk periode 2025-2030.

“Kepada pengurus yang telah menyelesaikan masa baktinya, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi dan khidmatnya. Tanpa kontribusi mereka, PKS tidak akan bisa sampai pada titik ini. Semoga Allah SWT memberikan balasan terbaik atas setiap langkah perjuangan mereka,” ungkap Almuzzammil

Pengukuhan Pengurus Baru 2025–2030

Selanjutnya, kepada pengurus baru yang telah terpilih, Presiden PKS menggarisbawahi bahwa mereka adalah pemimpin yang akan memegang tanggung jawab besar dalam menentukan arah partai ke depan. Musyawarah Daerah kali ini menjadi momen penting dalam proses regenerasi kepemimpinan di tingkat daerah. Pembentukan pengurus baru melalui sistem yang transparan, demokratis, dan partisipatif diharapkan dapat membawa PKS lebih maju dan lebih kuat di masa depan.

Almuzzammil menekankan pentingnya kolaborasi antara Dewan Pengurus Wilayah (DPW) dengan DPTD, serta mendorong semua pihak untuk bergerak bersama dalam satu komando kepemimpinan. “Keterlibatan DPW sangat penting, terutama dalam tugas-tugas strategis yang berhubungan langsung dengan pelayanan kepada masyarakat dan pembelaan hak-hak rakyat,” katanya

Visi Kepengurusan 2025–2030

Dalam pidatonya, Almuzzammil juga menyampaikan tiga hal yang harus dijadikan fokus utama dalam kepengurusan PKS periode 2025–2030.

  1. Pengokohan Jati Diri PKS: Presiden menekankan pentingnya PKS sebagai partai Islam rahmatan lil ‘alamin, dengan komitmen terhadap nilai-nilai kesederhanaan, keadilan, dan peduli terhadap rakyat.
  2. Politik Program dan Anggaran K2P2: Mengutamakan kaderisasi, peningkatan ekonomi kader, serta memberikan pelayanan publik yang lebih maksimal kepada masyarakat.
  3. Soliditas Struktur dan Kaderisasi yang Militan: Fokus pada penguatan struktur partai yang solid, kader yang militan, dan kerja sama kolektif yang erat antara seluruh elemen partai. Semua hal ini bertujuan untuk membawa PKS menuju kemenangan pada Pemilu 2029.

Menyambut Musyawarah Nasional (MUNAS) PKS

Almuzzammil juga mengingatkan bahwa setelah MUSDA ini, PKS akan segera mempersiapkan Musyawarah Nasional (MUNAS) yang dijadwalkan pada 27-29 September 2025. Sejalan dengan komitmen efisiensi dan empati terhadap situasi bangsa, MUNAS kali ini juga akan dilaksanakan secara sederhana dengan undangan terbatas. Presiden PKS berharap MUNAS akan menjadi momentum penting untuk merencanakan langkah-langkah strategis partai ke depan.

“Semoga MUNAS ini dapat dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yang juga merupakan bagian dari perjalanan politik kita. Kami berharap bisa bekerja sama untuk memajukan Indonesia,” ujar Almuzzammil di akhir pidatonya

Penutupan Pidato

Sebagai penutup, Presiden PKS mengajak seluruh peserta MUSDA untuk meresapi kembali ikrar dan sumpah jabatan yang telah ditandatangani, sebagai pengingat komitmen mereka untuk selalu menjunjung tinggi nilai kebenaran, akhlak mulia, dan profesionalisme dalam setiap langkah perjuangan.

“Kita tidak akan bisa bertahan dan berkembang tanpa kontribusi seluruh kader dari cabang hingga ranting. Tanpa perjuangan kalian, PKS tidak akan bisa mencapai titik seperti sekarang,” pungkasnya, diiringi dengan semangat yang menggelora.

Comments

0 comments

Exit mobile version