PKS Kota Batu
No Result
View All Result
Saturday, August 29, 2026
  • Login
  • Beranda
  • Partai
    • AD & ART PKS
    • Platform PKS
    • DPTD PKS Kota Batu
    • PKS Muda
  • Streaming
    • Radio PKS
  • Galeri
  • DAFTAR
Subscribe
Website Resmi DPD PKS Kota Batu
  • Beranda
  • Partai
    • AD & ART PKS
    • Platform PKS
    • DPTD PKS Kota Batu
    • PKS Muda
  • Streaming
    • Radio PKS
  • Galeri
  • DAFTAR
No Result
View All Result
PKS Kota Batu
No Result
View All Result
Home PKS

Kemuliaan

by Admin
20/09/2020
in PKS
0
Bila Maut Menjemput
155
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

[ad_1]

TETIBA ulama besar itu minta sopir menghentikan mobilnya. Lalu keluar dan melangkah ke sebuah…

Masjid untuk shalat? Rumah makan untuk sarapan? Atau warung untuk sekedar ngopi?

Bukan. Tapi toilet.

Sang sopir yang mengikutinya merasa heran, sebab beliau ke toilet bukan untuk buang hajat atau ambil wudhu, melainkan mengambil sikat dan membersihkannya.

BACA JUGA: Daging Para Ulama Itu Beracun, Apa Maksudnya?

Lho, ada apa ini? Beliau bukan petugas kebersihan toilet, melainkan tokoh besar yang dihormati masyarakat. Ulama besar yang baru saja selesai mengisi acara di sebuah universitas ternama.

“Apa yang Anda lakukan, wahai Syaikh?” tanya sang sopir.

“Saya sedang menebus dosa yang baru saja saya lakukan,” jawab Syaikh Mutawalli as-Sya’rawi Rahimahullah dengan nada lirih, “Saya merasa bangga ketika pulang dari kuliah umum dan mendapatkan penghormatan yang luar biasa dari Universitas. Dengan begini, saya sedang menenangkan hati saya sendiri bahwa saya bukan siapa-siapa.”

Pelajaran apa yang bisa kita petik dari sepenggal kisah ini?

Sungguh Syaikh Mutawalli menyadarkan kita untuk senantiasa berendah hati, merenung dan menyadari diri, betapa lemah, hina dan rendahnya manusia di hadapan Allah SWT.

Penghormatan, sanjungan, dan meriahnya tepuk tangan kerap mengotori hati. Tumbuh bangga diri, sombong, dan merasa hebat.

Yang dengan kebanggan ini kadang manusia tergelincir pada lembah nista dan berlumur dosa.

BACA JUGA: Saudaraku, Inilah Sumber Dosa

Sehingga, mawas diri untuk senantiasa menyadari betapa kita lemah dan penuh dosa menjadi sebuah kemestian.

Para pembicara, ustaz, tokoh, guru, dosen, trainer dan semisalnya, adalah sosok-sosok yang rentan dihinggapi sombong sebab sanjung dan puji para penggemarnya, murid-muridnya dan mereka yang mengaguminya.

Apalah artinya kita dibandingkan keagungan Allah SWT, hanya butiran debu yang tak berharharga.

Ya Allah, ampuni dosa kami. Bimbing hamba yang lemah dan bodoh ini. []

[ad_2]

Source link

Comments

0 comments

Search

Post Terbaru

  • Menjalin Sinergi Demokrasi: KPU Batu dan DPD PKS Bahas Penguatan Peran Partai Pasca Pemilu 03/11/2025
  • SELAMAT HARI SANTRI 2025 22/10/2025
  • PENGURUS BARU..SEMANGAT BARU 18/09/2025
  • MUSDA VI PKS: Pelantikan Pimpinan PKS Kota Batu dalam MUSDA Ke-VI di Hotel Zam Zam 11/09/2025
  • MUSDA ke-VI PKS Kota Batu: Walikota Pesankan Kolaborasi untuk Kesejahteraan Warga 08/09/2025

Kategori

  • Kegiatan
  • PKS
  • Serba Serbi
  • Siaran Pers

Navigasi Situs

  • Kontak
  • PKS
  • Kegiatan
  • Siaran Pers
  • Serba Serbi

Copyright © 2025 • Website Resmi PKS Batu dikelola oleh Humas PKS

No Result
View All Result
  • Kontak
  • PKS
  • Kegiatan
  • Siaran Pers
  • Serba Serbi

Copyright © 2025 • Website Resmi PKS Batu dikelola oleh Humas PKS

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In