[ad_1]

Sementara di DKI Jakarta ada 137 pedagang yang positif Covid-19 dari 18 pasar tradisional. Baca Juga: Jazuli PKS Komentari Pria Berbaju Loreng Kawal Para Ulama Kurniasih prihatin dengan munculnya klaster-klaster baru penularan Covid-19 yang berasal dari pasar-pasar tradisional di beberapa daerah termasuk di Jakarta, maupun pertokoan.
Padahal, tempat-tempat tersebut menjadi pusat keramaian dan banyak didatangi lagi warga dan pedagang setelah diberlakukannya new normal. Sayang, pemberlakuan new normal ini tidak diikuti dengan kesiapan dalam menjalankan protokol kesehatan di tempat-tempat publik. Baca Juga: Mardani PKS Ungkap Bahaya Omnibus Law, Otonomi Digunting dan Pejabat Daerah Bisa Tak Digaji Mufida, panggilan akrabnya, menyatakan seharusnya pemberlakuan new normal diikuti dengan kesiapan protokol kesehatan untuk pencegahan penularan Covid-19 untuk masing-masing tempat publik tersebut.
“Khusus untuk pasar tradisional, protokol ini harus dibuat cukup ketat mulai dari pembatasan akses masuk pasar, alur pergerakan pengunjung pasar, jarak antar-pedagang, memakai masker bagi pengunjung maupun pedagang, pengaturan jumlah pengunjung, sampai dengan protokol kebersihan yang cukup ketat,” ujar Mufida, Kamis (25/6). Sumber JPNN.com
[ad_2]
Source link
Comments
0 comments

